Pencak silat adalah olahraga beladiri asli dari Indonesia. Pencak silat dikembangkan melalui wadah IPSI dan diperluas dengan PERSILAT dengan teknik menggunakan penyerangan dan pembelaan, baik dengan tangan kosong maupun dengan senjata.
Ada beberapa aspek yang mencakup nilai-nilai luhur sebagai suatu kesatuan yang tak terpisahkan, yaitu:
a. Aspek mental spiritual
1) Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2) Tenggang rasa, percaya diri dan disiplin
3) Cinta bangsa dan tanah air
4) Persaudaraan, pengendalian diri, dan tanggung jawab
5) Solidaritas sosial, jujur, membela kebenaran dan keadilan
b. Aspek beladiri
1) Berani dalam membela kebenaran dan keadilan
2) Tahan uji dan tabah
3) Tangguh dan ulet
4) Tanggap, peka dan cermat
5) Melaksanakan ilmu padi (tidak sombong)
6) Menggunakan gerak efektifnya dalam perkelahian, hanya dalam keadaan terpaksa untuk keselamatan diri, bangsa, dan tanah air
c. Aspek seni
1) Mengembangkan pencak silat sebagai budaya bangsa yang mencerminkan nilai-nilai luhur
2) Mengembangkan pencak silat yang diarahkan pada penerapan nilai-nilai kepribadian bangsa
3) Mencegah penonjolan secara sempit nilai-nilai pencak silat yang bersifat kedaerahan
4) Menanggulangi pengaruh kebudayaan asing yang negatif
5) Mampu menyaingidan menyerap nilai-nilai budaya dari luar yang positif
d. Aspek olahraga
2) Meningkatkan prestasi
3) Menjunjung tinggi solidaritas
4) Pantang menyerah
2. Teknik dasar pencak silat
a. Teknik pukulan
Pukulan berdasarkan arah serangan dapat melalui:
1) Pukulan depan
a) Tinju
Sikap tangan menggenggam. Perkenaan pada buku-buku genggaman tangan yang mengepal (pada saat mengenai sasaran genggaman menghadap ke bawah). Arah sasaran ditujukan ke dagu,leher, atau dada lawan. Lintasan lurus ke depan.
b) Tebak
Sikap tangan terbuka menghadap ke depan, jari-jari rapat dan lurus ke atas. Perkenaan pada telapak tangan. Dapat dilakukan dengan dua tangan secara bersama-sama. Arah sasaran ditujukan pada dada lawan. Lintasan lurus ke depan.
c) Sodok
Sikap tangan terbuka, telapak tangan menghadap ke atas. Jari-jari rapat dan lurus ke depan. Perkenaan pada buku-buku tangan yang menggenggam (pada saat mengenai sasaran genggaman menghadap ke atas). Arah sasaran ditujukan ke ulu hati atau dagu lawan. Lintasan lurus ke depan (agak ke atas).
d) Bandul
Sikap tangan menggenggam. Perkenaan pada punggung tangan yang menggenggam. Arah sasaran ditujukan ke muka atau dada lawan. Lintasan lurus ke depan.
2) Pukulan bawah
Adapun pukulan bawah ini meliputi: bandul, sanggah, colok atau tusuk
3) Pukulan atas
Ada berbagai macam pukulan atas yaitu: ketok, tumbuk, pedang.
4) Pukulan samping
Jenis-jenis pukulan samping yaitu: pedang, bandul, kepret, pukulan siku. Jenis-jenis pukulan siku antara lain: depan,samping, atas ,bawah.
b. Teknik tendangan
Tendangan adalah serangan menggunakan tungkai/kaki. Teknik tendangan dapat dilakukan sebagai berikut: teknik tendangan depan, teknik tendangan samping, teknik tendangan belakang, teknik tendangan busur.
c. Teknik elakan
1) Elakan
Unsur-unsur elakan: sikap tangan,sikap kaki/tungkai, sikap tubuh/togok.
Sedangkan macam-macam elakan adalah: elak bawah, elak atas, elak samping, elak belakang berputar.
2) Tangkisan
Tujuan dari tangkisan adalah: mengalihkan serangan dari lintasan, dan membendung atau menahan serangan, jika terpaksa.
Adapun variasi dari tangkisan adalah:
a) Posisi tinggi atau rendah
b) Dengan tangan terbukabatau tertutup
c) Arah ke dalam atau keluar
Sedangkan unsur lainnya dalam elakan dan tangkisan adalah: sikap tangan, sikap kaki/tungkai dan sikap tubuh/togok.
Sikap menangkis dapat menggunakan:
a) Tangkisan satu lengan
1) Tangkis dalam
2) Tangkis luar
3) Tangkis atas
4) Tangkis bawah
b) Tangkisan dua lengan
1) Tangkis sejajar dua tangan/lengan
2) Tangkis belah
3) Tangkis silang
4) Tangkis buang samping'
c) Tangkisan siku
1) Tangkisan siku dalam
2) Tangkisan luar